Blog

Laporan Tahunan (No. 3/2019)

Sebagaimana kami sampaikan sebelumnya, tahun 2020 ini diwarnai dengan wabah COVID-19 yang berpengaruh negatif terhadap perekonomian dan dunia usaha. Namun demikian, kami tetap optimis bahwa kondisi ini akan segera berlalu dan perekonomian akan kembali pulih. Tantangannya adalah sejauh mana perusahaan-perusahaan dalam portofolio dapat melakukan penyesuaian dalam model bisnisnya dan seberapa besar kemampuan likuiditasnya untuk bertahan dalam masa pandemi ini.

Jas Merah

So, sekarang kita telah mengalami sendiri apa yang dinamakan krisis dan pengaruhnya kepada portofolio investasi kita. Mungkin kali ini kita masih belum bisa melewati kondisi tahun 2020 ini dengan baik, namun bukan berarti kita tidak bisa belajar dari pengalaman kali ini untuk mempersiapkan diri kita untuk menghadapi krisis-krisis lainnya di masa depan dengan lebih baik. Good luck....!!!

Pasar Saham: Membangun Kekayaan atau Transfer Kekayaan

Sayangnya, ketimbang menjadi mekanisme dalam distribusi kekayaan, pasar saham hingga saat ini masih berpotensi menjadi mekanisme untuk transfer kekayaan. Ya, transfer kekayaan dari pemain-pemain ritel yang clueless kepada pemain-pemain besar atau bahkan kepada manajemen perusahaan dan pemegang saham mayoritas. Dari sisi lain, bisa juga menjadi mekanisme transfer kekayaan dari investor ritel kepada broker dan manajer investasi. Alih-alih menumbuhkan kekayaannya melalui pasar modal, seseorang bisa jadi bangkrut karena terlibat dalam pasar modal.

Investor Cerdas Paham Siklus

Bagi seorang investor, memahami siklus kredit merupakan hal yang sangat penting. Dengan mengetahui di mana posisi siklus kredit yang terjadi saat ini, maka seorang investor akan dapat mengambil keputusan investasi dengan baik. Menghindari membeli/menjual aset ketika siklus kredit berada di puncak dan secara agresif membeli aset ketika siklus kredit berada di dasarnya.

Menyederhanakan Proses Investasi

Kompleksitas dalam proses investasi bukan jaminan dapat menghasilkan kinerja investasi yang memuaskan. Namun bukan berarti kita menyederhanakan dan meremehkan analisa atas suatu investasi. Kata kuncinya adalah fokus pada investasi yang anda ketahui (atau mudah dipelajari) model bisnisnya (bahasa kerennya, circle of competence) dan hindari investasi pada hal-hal yang anda sendiri tidak dapat menjelaskannya kepada orang lain dengan bahasa yang sederhana atau yang melibatkan proyeksi-proyeksi jangka panjang yang penuh dengan ketidakpastian.

Nasehat Warren Buffett – 2017’s Letter to Shareholders

"In our search for new stand-alone businesses, the key qualities we seek are durable competitive strengths; able and high-grade management; good returns on the net tangible assets required to operate the business; opportunities for internal growth at attractive returns; and, finally, a sensible purchase price."

Laporan Tahunan (No. 2/2017)

Tahun 2017 merupakan tahun yang sangat menarik dan juga tahun yang penuh dengan pencapaian rekor tertinggi pasar saham domestik. Per 29 Desember 2017, IHSG ditutup pada level 6,355.65 atau tumbuh sebesar 19.98% (18.23%, metode bunga majemuk) selama tahun 2017 dan ISSI ditutup pada level 189.86 atau tumbuh sebesar 10.33% (9.83%, metode bunga majemuk) selama tahun 2017.

Pengaruh ​Inflasi bagi Investor Saham

Inflasi merupakan salah satu variabel yang sangat penting untuk dipahami oleh investor saham. Bukan saja definisinya, namun yang lebih penting adalah bagaimana pengaruh inflasi terhadap imbal hasil investasi. Lantas, apa yang perlu dipahami investor tentang inflasi ? Silahkan dibaca selengkapnya.

Aku Ingin Kaya

Sudah saatnya individu-individu yang bertanggung jawab untuk memiliki keinginan menjadi kaya. Bukan hanya memiliki kelebihan dalam bentuk intangible asset namun juga kelebihan dalam bentuk tangible asset. Kekayaan adalah alat bantu untuk mencapai tujuan-tujuan yang jauh lebih mulia. Kekayaan dengan sendirinya tidak memiliki sifat baik atau buruk. Kebaikan atau keburukan yang seolah-olah tampak berasal dari kekayaan sebenarnya hanyalah refleksi dari sifat individu yang memilikinya.

Memahami Risiko dalam Investasi

Mencari investasi yang nilainya kemungkinan akan naik bukanlah suatu hal yang sulit, terutama diperiode bull market. Namun jika kita ingin sukses berinvestasi dalam jangka panjang, maka kemampuan untuk mengelola risiko menjadi satu variabel yang tidak dapat diabaikan.